Laras Jabar.com | Kabupaten Bogor
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan unjuk kualitas sapi unggulan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan nilai ekonomi ternak sekaligus memberikan apresiasi kepada para peternak.
Ketua Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia (APPSI), H. Dadang, mengatakan kontes yang digelar secara konsisten menjadi salah satu upaya untuk mendorong peningkatan nilai jual sapi berkualitas. Menurutnya, sapi yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi umumnya mengalami peningkatan nilai jual setelah kontes.
“Tujuan APPSI semata-mata untuk mengangkat nilai sapi yang kualitasnya lebih bagus. Nilai jualnya bisa lebih tinggi dengan mengikuti kompetisi di APPSI. Kita sering mengadakan event-event seperti ini, dan para pemenang harganya langsung melonjak naik,” ujar H. Dadang.
Ia menyebut, Kontes Sapi APPSI Piala Presiden
2026 menjadi salah satu kontes dengan jumlah kategori terbanyak sejak ajang tersebut diselenggarakan. Tahun ini terdapat 14 kategori yang mempertemukan sapi-sapi berkualitas dari berbagai daerah dan jenis, termasuk sapi Peranakan Ongole (PO), Madura, Bali, hingga sapi dari luar Pulau Jawa.
“Kalau sekarang ada 14 kategori. Ini yang paling banyak selama kontes APPSI diadakan,” jelasnya.
Menurut H. Dadang, kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan semakin luasnya antusiasme masyarakat terhadap pengembangan sapi berkualitas. Kontes juga menjadi ruang bagi peternak untuk membangun kebanggaan sekaligus meningkatkan daya saing hasil ternaknya.
Hal senada disampaikan penggiat peternakan, Irfan Hakim, yang turut membawa sejumlah sapi dalam kontes tersebut. Salah satu sapi yang dibawanya adalah Jainab, sapi unik berusia sekitar empat tahun yang didatangkan dari Aceh.
Penulis : vid
Editor : Redaksi